ITF Bawuran Jadi Solusi Pengolahan Sampah di DIY
- Administrator
- Kamis, 30 Oktober 2025 14:51
- 31 Lihat
- Aspirasi
Intermediate Treatment Facility (ITF) Bawuran di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, telah menjadi contoh pengolahan sampah yang efektif dan efisien. Fasilitas ini mampu mengolah sampah 25 hingga 30 ton per hari menjadi produk bernilai guna seperti paving block dan bahan bangunan, sehingga mengurangi beban sampah di wilayah DIY.
Direktur Perumda Aneka Dharma, Yuli Budi Sasangka, mengatakan bahwa kapasitas pengolahan ITF Bawuran saat ini sudah mencapai 25 hingga 30 ton per hari. Sampah yang diolah berasal dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Bantul, dan sektor swasta. Proses pengolahan dilakukan melalui beberapa tahap, mulai dari pemilahan, penghancuran, hingga pembakaran menggunakan insinerator.
Hasil pembakaran berupa abu fly ash dan bottom ash (FABA) kemudian dimanfaatkan kembali untuk membuat paving block dan campuran pupuk kompos. FABA yang dihasilkan sudah tidak tergolong limbah B3 dan dapat digunakan sebagai bahan bangunan. ITF Bawuran juga menjalin kerja sama dengan Kelurahan Bawuran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul untuk memanfaatkan limbah plastik dan abu pembakaran.
Selain itu, sebagian sampah organik juga dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar sebagai bahan timbunan. Ada pelaku usaha lokal yang menampung hasil olahan organik dari ITF Bawuran. Dengan kapasitas pengolahan mencapai 30 ton per hari, ITF Bawuran menjadi salah satu fasilitas pengolahan sampah modern yang berkontribusi besar dalam mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan dan mendukung target pengelolaan sampah berkelanjutan di DIY.
ITF Bawuran terus berupaya mengoptimalkan proses pengolahan agar tidak ada lagi tumpukan sampah di lapangan. Harapannya, jika fasilitas seperti ITF Bawuran ini dapat diperbanyak di wilayah DIY, persoalan sampah bisa tertangani dengan lebih baik.
Foto: Pixabay