Yogyakarta Kreatif: Siswi SMAN 5 Ciptakan Game Edukasi 'Berkisah' untuk Kelola Emosi Anak
- Administrator
- Rabu, 29 Oktober 2025 08:29
- 56 Lihat
- Aspirasi
Dua siswi SMAN 5 Yogyakarta, Desak Nalla Nanda Karenzha dan Meutia Aulia Tsany Iskandar, menciptakan game edukasi anak "Berkisah" yang membantu anak usia dini belajar mengenali dan mengelola emosi serta menumbuhkan empati melalui permainan peran yang interaktif dan menyenangkan. Game berbasis Role Playing Game (RPG) ini sukses menembus final Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025.
"Game ini kami rancang khusus untuk interaktif, jadi bisa juga dimainkan bersama orang tua, pendamping, atau guru," ujar Meutia Aulia. Game "Berkisah" dikembangkan dengan pendekatan teatrikal yang menampilkan karakter lucu seperti kelinci, singa, kucing, dan domba, serta dilengkapi dengan cerita interaktif yang dapat diperankan langsung oleh anak di dalam permainan.
Melalui peran yang dimainkan, anak-anak dapat belajar mengenali dan mengelola emosi, menerapkan coping strategy, mengembangkan empati, serta menemukan cara pemecahan masalah secara menyenangkan. Game "Berkisah" hadir dalam bentuk hardbook teatrikal dan aplikasi daring, serta dilengkapi kartu berbasis Augmented Reality (AR) dengan desain yang menarik.
Game ini menyasar anak usia 3-7 tahun, termasuk orang tua dan guru pendidikan usia dini, dan sudah diujicobakan di beberapa TK dan komunitas peduli anak di Yogyakarta. "Kami juga sudah mengantongi izin Hak Kekayaan Intelektual (HAKI)," ujar Desak Nalla. Kepala TK Pangudi Luhur Yogyakarta, Anastasia Arum Sari, mengaku senang dengan hadirnya game "Berkisah" karena sangat membantu anak-anak mengenali peran dan emosi mereka sejak dini secara menyenangkan.
Dengan adanya game "Berkisah", diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan mengelola emosi dan empati, serta menjadi solusi untuk masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.
Foto: Ilustrasi ()Pixabay