Ketika Kereta Pusaka Keraton Yogya Kembali Beraksi Setelah 12 Tahun Beristirahat

  • Administrator
  • Rabu, 29 Oktober 2025 14:27
  • 22 Lihat
  • Sorotan

 

Dua kereta pusaka Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang berusia lebih dari seabad kembali menunjukkan kehadirannya di Kota Yogyakarta pada 22 Oktober kemarin. Setelah 12 tahun disimpan di Museum Wahanarata, kereta-kereta ini akan mengikuti Kirab dan Pergelaran Beksan Trunajaya sebagai bagian dari peringatan Tingalan Dalem Taun Sri Sultan Hamengku Bawono Ka-10.

 

Kepala Museum Wahanarata, RM Pradiptya Abikusno, menjelaskan bahwa kereta-kereta ini memiliki nilai sejarah yang tinggi dan menjadi saksi kebudayaan Keraton Yogyakarta. Dua kereta yang akan dikirab adalah Kyai Landower Surabaya dan Kereta Premili, keduanya berusia ratusan tahun dan memiliki keunikan masing-masing.

 

Kereta Kyai Landower Surabaya dibuat pada tahun 1900 oleh Spyker, Belanda, dengan desain yang elegan dan mewah. Sementara Kereta Premili dirakit di Semarang pada tahun 1921 dengan komponen-komponen yang didatangkan dari Belanda. Kedua kereta ini telah menjalani restorasi dan perawatan agar tetap berfungsi dengan baik.

 

Dalam kirab kali ini, Kereta Kyai Landower Surabaya akan digunakan untuk titihan tokoh Tumenggung Trunajaya, sedangkan Kereta Premili akan dinaiki oleh enam "pemucal" atau pelatih Beksan Trunajaya. Masing-masing kereta ditarik oleh empat ekor kuda dan akan diiringi oleh pemusik dan penunggang kuda.

 

Kirab Trunajaya ini merupakan bagian dari perayaan budaya tahunan Keraton Yogyakarta yang diharapkan dapat menjadi agenda tahunan. Dengan kehadiran kereta-kereta pusaka ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan budaya.

 

Foto: Ilustrasi (kraton.jogja.id)

Keraton

Komentar

0 Komentar