Kirab Pusaka Nusantara Perdana Warnai Kawasan Candi Borobudur

  • Administrator
  • Kamis, 23 April 2026 05:19
  • 7 Lihat
  • Sorotan

Kirab Pusaka Nusantara untuk pertama kalinya digelar di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari peringatan Hari Warisan Budaya Dunia pada 18 April dan Hari Keris Nasional pada 19 April. Kegiatan budaya ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus memperluas ruang ekspresi tradisi Nusantara di situs bersejarah dunia tersebut.

 

Dalam keterangan resmi yang diterima Jogjalink, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa kirab ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari budayawan, seniman, tokoh agama, hingga warga desa di sekitar kawasan Borobudur. Partisipasi lintas komunitas tersebut menunjukkan bahwa warisan budaya bukan hanya milik kelompok tertentu, melainkan menjadi tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia dan dunia internasional.

 

Prosesi kirab berlangsung khidmat dengan para peserta berjalan menyusuri margautama menuju pelataran Kenari di sisi barat candi setelah mengelilingi kompleks Borobudur sebanyak satu putaran. Dalam rangkaian acara tersebut, Menteri Kebudayaan juga melakukan pelepasan burung dan dua ekor bebek sebagai simbol harapan, keseimbangan alam, serta keberlanjutan kehidupan budaya.

 

Kirab Pusaka Nusantara turut menampilkan ragam ekspresi budaya tradisional. Masyarakat desa berpartisipasi aktif melalui gotong royong menyiapkan sajian khas, termasuk tumpeng lanang dan tumpeng wadon yang sarat makna filosofis. Berbagai busana adat dari beragam daerah juga menghiasi jalannya kirab, mencerminkan keberagaman identitas budaya Nusantara.

 

Pemilihan Borobudur sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai memiliki makna simbolis yang kuat. Selama ini, tradisi kirab pusaka lebih identik dengan lingkungan keraton di Solo maupun Yogyakarta.

Kehadiran kirab di kawasan Borobudur menjadi langkah baru dalam memperluas ruang pelestarian tradisi sekaligus menghidupkan kembali nilai sejarah peradaban masa lampau di ruang publik yang lebih inklusif.

 

Antusiasme masyarakat dan komunitas budaya terlihat sepanjang penyelenggaraan acara. Pemerintah berharap kegiatan ini tidak hanya memperkuat kecintaan terhadap budaya nasional, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar. Kirab Pusaka Nusantara di Borobudur pun diharapkan menjadi agenda budaya berkelanjutan yang mampu menjaga identitas bangsa sekaligus menghidupkan ekosistem kebudayaan lokal.

 

Foto: Dok. Kemenbud

Candi borobudur

Komentar

0 Komentar