Pekarangan Jadi Sumber Pangan, Bantul Perkuat Peran Kelompok Wanita Tani
- Administrator
- Rabu, 22 April 2026 06:25
- 12 Lihat
- Sorotan
Pemerintah Kabupaten Bantul terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui pemberdayaan kelompok wanita tani (KWT) dengan memaksimalkan pemanfaatan lahan pekarangan. Program ini difokuskan pada pengembangan tanaman hortikultura sebagai langkah strategis menghadapi tantangan pangan di masa depan.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menegaskan dalam keterangannya, lahan pekarangan memiliki potensi besar yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Ia menyebut luas sawah di Bantul kurang dari 14 ribu hektare, sementara luas pekarangan masyarakat mencapai sekitar 16 ribu hektare. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang nyata untuk meningkatkan produksi pangan skala rumah tangga sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan aktif para perempuan yang tergabung dalam kelompok wanita tani menjadi faktor kunci keberhasilan program. Peran ibu-ibu KWT dinilai sangat strategis karena mereka berada langsung di lingkungan keluarga dan komunitas, sehingga mampu menggerakkan aktivitas pertanian berbasis rumah tangga secara berkelanjutan.
Pemkab Bantul pun mendorong kolaborasi konkret antara Asosiasi KWT Projo Wanita Mukti dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul dalam menyusun agenda aksi penanaman hortikultura di pekarangan warga. Perencanaan yang matang diharapkan mampu menghasilkan program yang berkelanjutan, tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati Halim juga menekankan bahwa tantangan ketahanan pangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan semangat kolektif dan konsistensi seluruh elemen masyarakat. Optimalisasi lahan pekarangan menjadi salah satu solusi praktis untuk menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Seiring dengan pengukuhan kepengurusan baru Asosiasi KWT Projo Wanita Mukti Bantul masa bakti 2026–2029, pemerintah daerah berharap organisasi tersebut semakin aktif berkontribusi dalam pembangunan sektor pertanian. Kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan dedikasi, memperluas gerakan pemberdayaan perempuan, serta memperkuat fondasi ketahanan pangan di Kabupaten Bantul.
Foto: Kepengurusan baru Asosiasi Kelompok Wanita Tani (KWT) Projo Wanita Mukti Kabupaten Bantul resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2029. (Bantulkab.go.id)