Yogyakarta Berupaya Pulihkan Kunjungan Wisatawan Australia
- Administrator
- Selasa, 16 Desember 2025 11:46
- 46 Lihat
- Sorotan
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sedang berusaha keras untuk memulihkan kunjungan wisatawan mancanegara asal Australia. Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIY, Imam Pratanadi, mengatakan, jumlah wisatawan Australia yang berkunjung ke DIY masih lebih rendah ketimbang periode sebelum pandemi COVID-19.
Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Imam menyebutkan, sebelum pandemi, wisman asal Australia sempat menjadi andalan karena yang berkunjung ke DIY hampir menyentuh 100 ribu orang per tahun. Namun, saat ini jumlahnya hanya sekitar 26.000 wisatawan. Salah satu penyebab utama penurunan kunjungan tersebut adalah terbatasnya aktivitas promosi langsung (direct selling) ke pasar yang menjadi titik kumpul wisatawan mancanegara.
Untuk itu, Dispar DIY telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memulihkan kunjungan wisatawan Australia, termasuk promosi langsung di Bromo, Jawa Timur, melalui ajang Bromo, Brawijaya Travel Fair (BBTF). Imam menilai, promosi langsung di Bali akan lebih efektif, namun keterbatasan anggaran membuat rencana tersebut dialihkan ke Bromo.
Meski demikian, Imam tetap optimistis peluang pemulihan pasar wisatawan Australia masih terbuka. Ia berharap, di tahun-tahun yang akan datang, Dispar DIY dapat kembali melakukan promosi langsung di Bali untuk memancing wisatawan dari seluruh dunia.
Imam mengakui, strategi promosi langsung dinilai lebih efektif karena menjangkau wisatawan lintas negara yang tengah berada di pusat-pusat pergerakan pariwisata internasional. Dengan demikian, Dispar DIY berharap dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan Australia ke DIY.
Dalam jangka panjang, Dispar DIY berharap dapat meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke DIY dan membuat provinsi ini menjadi destinasi wisata yang lebih populer di kalangan wisatawan internasional.
Foto: Unsplash