Sultan HB X Ajak Pemuka Agama Jadikan Masjid Pusat Mencerdaskan Bangsa

  • Administrator
  • Kamis, 09 April 2026 08:30
  • 10 Lihat
  • Sorotan

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengajak para pemuka agama, takmir masjid, serta pendidik menjadikan masjid dan lembaga pendidikan sebagai ruang strategis untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Ajakan tersebut disampaikan dalam acara Syawalan Gubernur DIY bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul yang digelar di Gunungkidul, Rabu (8/4).

 

Melansir berbagainsumber, Sultan menekankan pentingnya peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembentukan karakter kebangsaan. Ia berharap setiap khotbah, pengajian, maupun kegiatan pendidikan dapat menyisipkan nilai cinta tanah air, meskipun hanya beberapa menit, agar masyarakat memiliki kesadaran kebangsaan yang kuat.

 

Menurut Sultan, dakwah keagamaan perlu meneladani ajaran para wali, khususnya wejangan Sunan Gunung Jati kepada Sunan Kalijaga, yang menekankan pentingnya proses berguru, mengkaji ilmu, serta bermusyawarah melalui dialog. Pendekatan tersebut dinilai relevan untuk menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat yang semakin beragam.

 

Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip tabayun atau kehati-hatian dalam menerima informasi, terutama di era teknologi digital yang memungkinkan penyebaran berita berlangsung sangat cepat. Masyarakat diminta selalu melakukan verifikasi terhadap sumber dan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya ke ruang publik.

 

Sultan menilai reproduksi ujaran kebencian secara terus-menerus dapat membuat masyarakat kehilangan daya kritis. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dikhawatirkan menjadikan bangsa mudah terjebak dalam budaya gosip dan menjauh dari amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Selain itu, Sultan mengajak masyarakat memperkuat kepekaan sosial dan spiritual dengan membersihkan diri dari pengaruh negatif duniawi serta mempererat kembali solidaritas umat. Menurutnya, penguatan nilai kebersamaan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan kemajuan masyarakat.

 

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi kerakyatan, optimalisasi sektor pariwisata berbasis masyarakat, serta peningkatan infrastruktur melalui semangat gotong royong.

 

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen memperjuangkan kesejahteraan masyarakat sejalan dengan gagasan proklamator Soekarno, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, papan, pendidikan, dan kebudayaan.

 

Foto: Dok. Kraton Jogja

Hamengku Buwono

Komentar

0 Komentar