Bawakan Lagu "Wind of Change" dan "Sweet Child O’ Mine", Ki Ageng Ganjur Pukau Penonton di China

  • Administrator
  • Jumat, 10 Oktober 2025 08:52
  • 33 Lihat
  • Liputan

Penampilan grup musik etnik Ki Ageng Ganjur dari Yogyakarta di panggung Asia Pacific Music Festival (APMF) 2025 di Fujian, China pad 4 Oktober memukau penonton dari berbagai negara serta penyelenggara festival.

Menampilkan lagu "Lir Ilir" karya Sunan Kalijaga, Ki Ageng Ganjur menampilkan paduan musik tradisional Jawa dengan jazz dan blues dengan dukungan gamelan, gitar, dan saxophone di panggung APMF 2025.

Dikutip dari keterangan resmi yang diterima meja Jogjalink, lagu "Lir Ilir" dibawakan setelah penampilan komposisi "Sound of Peace" karya Dwiki Dharmawan, yang menggambarkan dialog musikal antara budaya Timur dan Barat. 

Selain lagu "Lir Ilir", Ki Ageng Ganjur menampilkan medley lagu daerah serta lagu populer dunia seperti "Wind of Change", "Sweet Child o’ Mine", dan "Heal the World" dengan aransemen bernuansa etnik Nusantara.

Mereka juga membawakan lagu China populer berjudul "Yue Liang Dai Biao Wo De Xin" dan "Tian Mi Mi" dengan iringan musik gamelan, suling, angklung, dan gendang.

APMF diselenggarakan oleh Divisi Center for Asia Pacific Culture pada China International Communication Group (CICC) dengan dukungan dari pemerintah Fujian. APMF 2025 diikuti oleh 20 kelompok musik dari negara-negara di kawasan Asia Pasifik.

 
Foto: (Dokumentasi Ki Ageng Ganjur)

Ki Ageng Ganjur

Komentar

0 Komentar