British Library Buka Akses Metadata 75 Manuskrip Jawa dari Yogyakarta Era HB II

  • Administrator
  • Senin, 06 Oktober 2025 14:28
  • 56 Lihat
  • Sorotan

British Library membuka akses metadata (deskripsi katalog) manuskrip Jawa yang diyakini merupakan koleksi milik Sultan Hamengku Buwono II, yang dirampas pasukan Inggris pada peristiwa Geger Sapehi 1812.

Dalam keterangan tertulis yang diterima meja Jogjalink, data yang dapat diakses antara lain mencakup 75 manuskrip Jawa yang berasal dari Yogyakarta pasca-serangan ke Kraton pada 1812, serta sekitar 120 manuskrip kertas dan 50 manuskrip daun lontar Jawa lainnya, termasuk dari Pura Pakualaman.

Pembukaan akses itu tertuang dalam surat resmi Annabel Gallop, Kepala Seksi Asia Tenggara British Library kepada Ketua Yayasan Vasatii Socaning Lokika sekaligus keturunan Sultan HB II, Fajar Bagoes Poetranto.

Yayasan Vasatii Socaning Lokika sendiri saat ini sedang menjalankan sejumlah inisiatif jangka panjang yang mencakup transliterasi dan studi terhadap lebih dari 7.500 manuskrip yang belum diterjemahkan, termasuk naskah-naskah sakral seperti Serat Suryorojo dan Serat Nyogyakarta.

Selain itu, yayasan menyiapkan pendirian Pusat Penelitian Budaya dan Manuskrip yang didedikasikan untuk kajian peradaban Jawa pra-kolonial. Juga menyusun proposal kolaborasi dengan British Library untuk menjajaki kerangka akses etis, pengayaan metadata, serta infrastruktur digital yang aman bagi teks-teks warisan budaya.

Foto: Dok. Kemantren Kraton

Manuskrip keraton

Komentar

0 Komentar