Bantul Butuh Strategi Baru untuk Bangkitkan Pariwisata

  • Administrator
  • Senin, 05 Januari 2026 14:06
  • 41 Lihat
  • Sorotan

Tahun 2025 menjadi tahun yang kurang menggembirakan bagi industri pariwisata Bantul. Data dari Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul menunjukkan bahwa kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Bantul turun 28% dibandingkan tahun 2024, dengan total 1,8 juta wisatawan.

 

Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispar Bantul, Markus Purnomo Adi, penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk cuaca buruk dan musim hujan yang bertepatan dengan libur panjang akhir tahun. 

 

"Wisata kita di Bantul mayoritas wisata alam, sehingga sangat sensitif terhadap cuaca," kata Markus dikutip dari keterangan resmi.

 

Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata juga tidak mencapai target, hanya terealisasi 54,6% dari target sebesar Rp49 miliar. Kepala Dispar Bantul, Saryadi, mengatakan bahwa aktivitas wisata sangat terpengaruh dengan cuaca, sehingga perlu strategi baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

 

Meskipun demikian, masih ada harapan bagi industri pariwisata Bantul. Pada bulan Desember, kunjungan wisatawan mencapai 183.788 orang dengan pendapatan Rp2,6 miliar. Saryadi berharap dengan strategi yang tepat, Bantul dapat kembali menjadi destinasi wisata favorit.

 

Foto: Istimewa

Bantul

Komentar

0 Komentar